Sophos, perusahaan keamanan data dan TI, menyebut malware yang terdeteksi itu didistribusikan dalam sebuah situs Rusia yang mengaku sebagai situs resmi Instagram.
Begitu terinstal, aplikasi Instagram gadungan akan mengirim pesan singkat ke sebuah layanan premium berbayar yang menjadikan pengguna tersebut sebagai pelanggan. Trik ini biasa dilakukan pembuat virus untuk mereguk keuntungan dari setiap transaksi tersebut.
Sophos mengingatkan pengguna untuk hati hati ketika" mengunduh aplikasi aplikasi dari situs web, terutama jika situs tersebut bukan toko resmi Android (Android Markets)."
Sejak diluncurkan untuk Android, aplikasi Instagram konon sudah diunduh oleh jutaan pengguna di seluruh dunia.
Untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih baik, mari bersama - sama kita bangun, caranya? Apabila kamu menemukan link yang mati/sudah tidak berfungsi atau gambar yang sudah tidak muncul/expire, silahkan hubungi kami disini. Laporan anda sangat berpengaruh pada perkembangan blog ini.Tanks atas perhatiannya
GET UPDATE VIA EMAIL
Dapatkan kiriman artikel yang terbaru
Dari Kami langsung ke email anda!
Dari Kami langsung ke email anda!

0 komentar:
Posting Komentar